Berbusana Jawa, wali kota pimpin peringatan HUT ke-280 Kota Solo
Wali Kota Solo, Teguh Prakosa memimpin peringatan Hari Jadi Kota Solo ke-280 di Stadion Sriwedari, Senin (17/2) pagi. Upacara dihadiri sejumlah pejabat dengan mengenakan beskap hitam.
Elshinta.com - Wali Kota Solo, Teguh Prakosa memimpin peringatan Hari Jadi Kota Solo ke-280 di Stadion Sriwedari, Senin (17/2) pagi. Upacara dihadiri sejumlah pejabat dengan mengenakan beskap hitam.
Dalam wawancara usai acara, Teguh Prakosa menyatakan bahwa momen ini merupakan kebanggaan tersendiri baginya di penghujung masa jabatan sebagai wali kota. Ia berharap Kota Solo terus berkembang dalam aspek budaya, sosial, dan ekonomi.
“Peringatan hari jadi ini menandai sejarah panjang Kota Solo yang beriringan dengan keberadaan kerajaan. Harapan saya, Kota Solo tetap menjadi kota kreatif, menarik, maju, dan sejahtera,” ujarnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Agung Santoso, Senin (17/2).
Sebagai bagian dari perayaan, Pemkot Solo memberikan penghargaan kepada tujuh warga dan institusi yang berkontribusi bagi kota di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Penerima penghargaan dari berbagai bidng dan disiplin ilmu ebanyak tujuh orang.
Usai upacara, Wali Kota Solo menghadiri Festival Jenang di Kawasan Ngarsopuro dengan mengenakan beskap berwarna dan menaiki kereta kuda. Ribuan warga menyambut antusias festival ini. Dalam kesempatan tersebut, Teguh Prakosa menyatakan bahwa festival ini akan terus dikembangkan untuk melestarikan budaya lokal.
“Kami akan menghubungkan peringatan Hari Jadi Kota Solo dengan berbagai tradisi budaya lainnya. Festival Jenang harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Solo,” katanya.
Festival ini juga menjadi ajang pembagian jenang kepada ribuan warga sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat Surakarta dan Solo Raya. Teguh menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan kota dengan pelestarian budaya yang telah ada.